Surat Pengantar KPPM (Kerja Praktek dan Pengabdian Masyarakat) adalah surat yang WAJIB diajukan terlebih dahulu bagi mahasiswa/i Program Studi S1 Sistem Informasi yang mengambil MK KPPM dan akan melaksanakan KPPM di semester yang sedang berjalan.
Untuk mendapatkan surat tersebut, mahasiswa/i Program Studi S1 Sistem Informasi WAJIB melakukan dua hal berikut ini:
- Melakukan permohonan KPPM ke Program Studi terlebih dahulu.
- Setelah Program Studi menyetujui pengajuan KPPM, maka mahasiswa/i baru dapat melakukan pengajuan Surat Pengantar KPPM via TOSS
Berikut ini adalah panduan bagaimana mengisi Form Surat Pengantar KPPM yang benar di TOSS agar pengajuan dapat segera disetujui tanpa kendala berarti.
Login terlebih dahulu ke TOSS dengan menggunakan akun SSO anda

Memilih Menu Surat Pengantar / Cover Letter (Menu dengan Icon Topi Toga)

Mengisi Form Pengajuan Surat Pengantar dengan BENAR

Berikut ini cara mengisi yang benar untuk setiap field pada form pengajuan surat pengantar:
- Name: terisi secara otomatis.
- NIM: terisi secara otomatis.
- Major: terisi secara otomatis.
- Document Language: pilih bahasa dokumen yang sesuai (bahasa indonesia / bahasa inggris).
- Topic: diisi dengan topik pekerjaan yang akan dilakukan saat Kerja Praktek.
Contoh: Web Developer, UI/UX Designer, System Analyst - Members: Isikan jumlah anggota (2-3 orang) jika terdapat lebih dari 1 mahasiswa/i lain yang akan kerja praktek di perusahaan yang sama dan akan menggunakan surat pengantar yang sama.
- Start Date dan End Date: diisi dengan tanggal mulai dan tanggal berakhir pelaksanaan KPPM. Untuk beberapa program khusus, field ini diisi sesuai dengan instruksi dari Program Studi.
- Company Name: diisi dengan nama perusahaan tujuan tempat Kerja Praktek dilaksanakan.
Contoh: PT. Telkomsel - Division Name: diisi dengan nama divisi tujuan tempat Kerja Praktek dilaksanakan. ATAU nama divisi dari orang/pihak yang akan MENERIMA Surat Pengantar.
Contoh: Human Resource, Sekretariat, Information Technology - Position Name: diisi dengan nama Jabatan dari Orang/Pihak yang akan MENERIMA Surat Pengantar.
Contoh: Kepala Urusan, Kepala Bagian, Manager - Company Address: diisi dengan alamat dari perusahaan yang dituju. Pastikan hanya diisi dengan alamat saja. JANGAN MENYERTAKAN LAGI NAMA PERUSAHAAN pada field company address ini untuk menghindari pencantuman nama perusahaan lebih dari satu kali saat surat dicetak.
- Klik tombol “Submit” untuk melakukan penyimpanan
Status Pengajuan Surat Pengantar
Terdapat tiga status pengajuan surat pengantar:
- Menunggu Verifikasi (Waiting for Verification) artinya surat dalam antrian verifikasi
- Diterima (Approved) artinya pengajuan surat pengantar disetujui dan dapat langsung diunduh (download)
- Ditolak (Rejected) artinya pengajuan surat pengantar ditolak dan pastikan anda melakukan pengecekkan pada bagian feedback untuk melihat catatan terkait perbaikan yang perlu dilakukan sebelum melakukan pengajuan ulang.